Tosan Aji

  • Keris
  • Tombak
  • Badik
  • Wedhung

Keris Brojol Mataram Ngulit Semangka

Maret 02, 2017





Dhapur : Brojol
Tangguh : Estimasi Mataram Sultan Agung
Abad ke : XVII
Pamor : Ngulit Semangka
Luk : Lurus
Ukiran : Surakarta wanda Samba Keplayu kayu tayuman
Warangka : Ladrang Surakarta wanda Kagok Capu kayu awar-awar gandar iras
Pendok : Blewah Surakarta
Mendak : Parijata
Panjang : 40 cm
Berat : 168gr

Keris Jalak Ngoceh Tuban Janur Sinebit

Maret 02, 2017





Dhapur : Jalak Ngoceh
Tangguh : Tuban
Abad ke : XIII
Pamor : Janur Sinebit
Luk : Lurus
Ukiran : Surakarta wanda Maraseba kayu timoho pelet
Warangka : Gayaman Surakarta wanda Gandon kayu timoho pelet dewandaru
Pendok : Surakarta model Slorok dengan ornamen penghias bagian belakang
Mendak : Kendit kuningan lawas
Panjang : 34,5 cm
Berat : 133gr

Keris Pasopati Adeg Junjung Derajad

Februari 28, 2017






Dhapur : Pasopati
Tangguh : Estimasi Mataram Senopaten
Abad ke : XV
Pamor : Adeg dan Junjung Drajad (Lintang Kemukus)
Luk : Lurus
Ukiran : Surakarta wanda Maraseba kayu awar-awar
Warangka : Ladrang Surakarta wanda Kadipaten Anem kayu trembalo
Pendok : Blewah polos kuningan gaya Surakarta
Mendak : Parijata model sederhana
Panjang : 43 cm
Berat : 175 gr

Makna Ricikan Pudak Sategal

April 29, 2013
Ungkapan yang populer dalam kehidupan orang Jawa sejak dahulu yaitu "Wong Jowo nggone semu, sinamun ing samudana, sesadone ingadu manis" yang berarti "Orang Jawa menyukai sesuatu yang semu, disamarkan dengan perlambang, diwujudkan dalam keindahan". Semu berarti samar atau tidak tampak jelas. Ungkapan ini menunjukkan sifat orang Jawa yang dalam menyampaikan gagasan kepada orang lain umumnya tidak secara langsung atau lugas.

Macam-macam Besi Keris

April 25, 2013
Besi Keris adalah bahan logam terpenting dalam pembuatan Tosan Aji (keris, tombak, pedang, dan senjata pusaka lainnya). Bangsa Indonesia mengenal logam besi tanpa melalui zaman perunggu, itulah sebabnya di Indonesia banyak ditemukan berbagai perkakas besi, namun jarang yang terbuat dari perunggu. Pasir besi mudah dijumpai di pulau Jawa sehingga sebagian penduduknya menjadi penempa yang mahir. Seni tempa di Indonesia tidak mungkin memiliki kualitas tinggi seperti sekarang jika tidak tersedia bahan dan pengetahuan akan besi yang luas.